Pelangi99 - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno mengomentari video aksi ketua umumnya, Prabowo Subianto, yang bertelanjang dada saat diangkat di pundak beberapa orang. Video yang viral itu diambil setelah Prabowo menerima mandat sebagai capres 2019 melalui Rakornas Partai Gerindra beberapa waktu lalu.
"Saya bilang jangan gagal fokus, ngeliatin putingnya," ujar Sandiaga berkelakar saat ditemui di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4/2018).
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno mengomentari video aksi ketua umumnya, Prabowo Subianto, yang bertelanjang dada saat diangkat di pundak beberapa orang. Video yang viral itu diambil setelah Prabowo menerima mandat sebagai capres 2019 melalui Rakornas Partai Gerindra beberapa waktu lalu.
"Saya bilang jangan gagal fokus, ngeliatin putingnya," ujar Sandiaga berkelakar saat ditemui di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4/2018).
Prabowo Telanjang Dada
Beredar di media sosial video Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang tengah bertelanjang dada sambil diangkat di atas pundak beberapa orang yang berpakaian laskar. Video itu diambil usai Prabowo menerima mandat sebagai calon Presiden 2019 di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Gerindra.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan, apa yang dilakukan Prabowo adalah hal yang biasa. Sebab, adegan dalam Rakornas itu biasa dilakukan para anggota militer. Mengingat, Prabowo juga merupakan Mantan Danjen Kopassus.
"Itu biasa. Jadi kan begini, Beliau orang yang lama dalam tradisi militer. Dalam tradisi militer seorang komandan itu untuk menunjukkan solidaritas kepada anak buah biasanya dipanggul, diangkat, dan untuk menunjukkan solidaritas ya seperti itu," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 12 April 2018.
Muzani menjelaskan, yang memanggul Prabowo adalah laksar yang memang dilatih oleh Gerindra. Sehingga, ia menganggap wajar bila hal itu dilakukan para laskar ke Prabowo.









0 comments:
Post a Comment